Kitab yang memiliki nama lengkap Al Asybah wan Nadhoir fi Qawaid wa Furu’ Fiqhiyyah ini disusun oleh Imam Jalaluddin Abdurrahman bin Abi Bakar As-Suyuthi (wafat 911 H). Kitab ini tergolong unik karena menggabungkan dua disiplin ilmu sekaligus:
Menjelaskan konsep hukum yang berlaku umum, seperti syarat sah ibadah, pembatalan hukum, dan batasan darurat.
Apakah Anda membutuhkan PDF versi atau terjemahan bahasa Indonesia populer ?
Imam as-Suyuthi menyusun kitab ini dengan sangat rapi ke dalam 7 bagian utama (kitab/bab). Jika Anda mengunduh terjemahan PDF kitab ini, Anda akan menemukan pembahasan yang terbagi sebagai berikut: 1. Lima Kaidah Utama (Al-Qawa’id al-Khams al-Kubra) terjemahan kitab al asybah wan nadhoir pdf
Membahas 5 kaidah induk yang mengendalikan seluruh hukum fikih Islam:
Biasanya itu adalah virus atau konten tidak relevan.
( Al-Adatu Muhakkamah ). Contoh: Penentuan standar nafkah atau timbangan yang merujuk pada urf (kebiasaan) lokal. 2. Kaidah-Kaidah Umum (Al-Qawa’id al-Kulliyyah) Kitab yang memiliki nama lengkap Al Asybah wan
Ini adalah inti dari hukum Islam yang mengitari seluruh bab fikih dari ibadah hingga jinayah (hukum pidana). Lima kaidah tersebut adalah:
: Memudahkan santri untuk menarik kesimpulan hukum dari satu kaidah ke ribuan masalah cabang yang berbeda. 4. Terjemahan Kitab dan Akses PDF
Aturan fikih yang mengikat bab-bab tertentu saja, seperti dalam bab ibadah, muamalah (transaksi ekonomi), atau munakahat (pernikahan). Imam as-Suyuthi menyusun kitab ini dengan sangat rapi
( Al-Yaqinu La Yazalu bisy-Syakk ).
Pembahasan mendalam mengenai syarat, rukun, dan waktu pelaksanaan niat dalam ibadah.
Imam as-Suyuthi (849–911 H) menyusun kitab ini dengan ketelitian yang luar biasa, menjadikannya salah satu kitab Qawaid Fiqhiyyah paling populer dan paling banyak dikaji di seluruh pesantren dan universitas Islam di dunia, termasuk di Indonesia. Struktur dan Isi Kandungan Kitab